Sunday, February 19, 2012

grey skies

Never think it before that LDR could be hard. This hard.
Hampir 2 tahun ngejalanin LDR kenapa justru perasaan galau capek dan gamang terjadi di saat semua rencana indah terpapar manis di hadapanku?

Begitu lelahnya aku dengan keadaan kami yang jarang bisa bersama. 2/22 . Sisanya terasa seperti fatamorgana.
Hanya sebait kalimat dalam message. Pertanyaan yang sudah diajukan tiap hari. Bahkan auto text di hpku membuatku tidak perlu mengetik banyak banyak.
Telepon yang semakin jarang. Dan pertemuan yang tidak bisa direncanakan.

Apa yang terjadi? Padahal dalam hitungan minggu aku tinggal menunggu.
Tapi perasaan lelah ini merusak semua kebahagiaan yang harusnya aku nikmati.

Dia tak akan mengerti, seberapa pun dia berusaha meyakinkanku, seberapa pun dia berusaha menenangkanku. Nyatanya aku tak bisa meredakan perasaan ini.

Dan please . Jangan membandingkan hubungan ini dengan hubungan lain. Aku bukan mereka, dia juga bukan mereka. Apa mereka berkomunikasi sejarang kami? Apa mereka bertemu sejarang kami?

Aku tidak tahu apa yang bisa menenangkanku. Aku tidak tahu apa solusinya. Makanya aku tidak berani menceritakan semua padanya. Ujung-ujungnya kami hanya akan berdebat tanpa win win solution. Dan aku hanya akan semakin banyak menagis.

Aku mencintainya, aku juga menyayanginya. Aku tahu harusnya aku bertahan untuknya. Tapi apa aku harus memaksakan diri, berbohong dengan merasa semua baik2 saja, aku baik2 saja, aku bahagia???

Aku ingin dia tahu. Tapi disisi lain aku tidak ingin menyakitinya dengan membuat dia merasa bersalah.

Dengan apa aku harus bertahan? Haruskah aku menahan 2/22 dan membiarkannya jadi 32/2 atau /3 ????

Ya Allah. Doa hamba padaMu. Tunjukkan jalan terbaik bagi hambaMu ini. Terangilah langkahku . Jauh kan aku dari godaan setan dan hati yang galau. Bimbinglah aku ya Allah . Amin

No comments: