bermimpilah aku terbang ke angkasa
menabrak langit mendung mencari cahaya
dalam takut dan resah
yang selalu ada hanya harap
secercah matahari sore yang hangat
ketika asa-pun tak lagi bisa menopangku,,
yang kumau hanya tangis,,, hujan dan badai yang menghilangkan semua,,,
biar tumpah dalam galau
hancur dalam sepi
anganku berhenti
pintu itu tertutup lagi,, terbanting dengan ketus didepanku
melukai
..
tersungkur aku
ingin menangis
kini hanya mendongak menatap langit
dan hujan yang turun masih sederas biasanya
bahkan berharap matahari akan muncul juga sirna
dan aku masih disini
berhenti menangis dalam diam
Tuesday, December 29, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment